<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700</id><updated>2011-07-30T15:53:08.228-07:00</updated><category term='infotaiment'/><category term='Informasi'/><category term='Budaya'/><title type='text'>Batam metro</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700.post-8961839911357420763</id><published>2009-12-03T23:39:00.000-08:00</published><updated>2009-12-03T23:48:04.054-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Karyawati Tewas Setelah Masturbasi dengan Belut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/Sxi-kwmdLUI/AAAAAAAAACc/By9gQnLkrjE/s1600-h/0412-ngocok.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 316px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/Sxi-kwmdLUI/AAAAAAAAACc/By9gQnLkrjE/s320/0412-ngocok.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411284491016416578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pojokkuansing:&lt;br /&gt;Percakapan itu membahas sesuatu yang sulit dipercaya. Ya, Nita dan Sofi, dua karyawati sebuah perusahaan di daerah Mukakuning, Rabu malam tengah asyik membicarakan isu yang tengah menghangat di Mukakuning. Isu itu menyebutkan, ada seorang gadis yang tewas setelah melakukan masturbasi dengan belut. POSMETRO, Rabu malam itu ada di dekat Nita dan Sofi di sebuah tempat kos di Bengkong.&lt;br /&gt;Berawal dari informasi “kabur” dari Nita dan Sofi itulah, seharian kemarin POSMETRO berburu informasi soal tewasnya gadis oleh belut yang dipakai onani. “Iya, sekarang di pete udah heboh, semua ceritanya itu aja,” ini penjelasan Luky, salah seorang pekerja yang bekerja di kawasan Batamcenter, ketika ditanya soal kebenaran isu cewek tewas beronani belut. Luky mengaku mendengar kabar itu dari salah seorang temannya yang bekerja di kawasan Mukakuning.&lt;br /&gt;Dari Mukakuning, isu tersebut semakin kuat terdengar. Di Dormitori Blok R26 dan R30, blok paling ujung yang menjadi tempat hunian karyawan Mukakuning, POSMETRO bertanya pada seorang wanita yang kebetulan lewat. “Iya, saya dengar kabarnya kayak gitu, tapi bukan di blok sini,” ungkapnya wanita berjilbab tersebut sesaat setelah mengisi buku absen keluar-masuk blok.&lt;br /&gt;Informasi dari wanita berjilbab tersebut, dikuatkan oleh Komaruddin, salah seorang sekuriti di blok tersebut. “Iya, kabarnya seperti itu, saya baru dengar semalam,” ungkapnya. “Betul ya? Masak saya gak dengar, gila betul cewek itu kalau memang seprti itu,” Laode, rekan kerja Komaruddin ikut nimbrung pembicaraan.&lt;br /&gt;Dari Blok R, POSMETRO mencoba kembali mencari kebenaran peristiwa tersebut ke Blok Q. Di sini, POSMETRO mendapatkan informasi yang mengejutkan. “Saya dengar-dengar gitu sih, sekitar dua minggu lalu, katanya ia habis nonton film porno habis itu gak tahan dan beli belut, kemudian belutnya masuk dalam kemaluannya. Katanya anak PT TEAX. Tapi saya gak tahu pasti juga orangnya,” ungkap pria yang mengaku bernama Yadi. Dari informasi Yadi inilah diketahui almarhumah semasa hidup tinggal di Blok Q.&lt;br /&gt;Mendengar informasi tersebut Irwan, sekuriti Blok Q yang bertugas pagi itu pun kaget. “Mungkin dirahasiakan, masak kami gak tahu. Kadang gitu anak dom (dormitori) ini apabila mereka butuh baru lapor kami kalau gak mereka cuek-cuek aja,” Irwan menduga.&lt;br /&gt;Begitu juga dengan Alfonso, salah seorang sekuriti membenarkan kabar tersebut. “Saya dengarnya juga baru semalam, katanya belutnya masuk dalam kemaluannya dan wajahnya katanya membiru,” ungkapnya.&lt;br /&gt;Namun, tak semua orang tahu isu tewasnya seorang karyawati Mukakuning karena belut yang dipakainya bermartubasi. Ridwan, staf administrasi sekuriti Batamindo mengaku tidak mengetahui adanya informasi tersebut. “Gak tahu. Meninggal karena belut mungkin isu aja, dari mulut ke mulut,” katanya pendek.&lt;br /&gt;Namun, kata Ridwan, pada pertengahan bulan November silam pihaknya memang mendengar adanya kabar bahwa salah seorang penghuni dormitori meninggal dunia dan ternyata kabar itu tidak benar. “Setelah kami cek ternyata gak ada yang meninggal,” ungkapnya.  &lt;br /&gt;Sumber POSMETRO yang lain menegaskan, sebelum tewas, gadis malang yang kabarnya bermartubasi dengan belut itu sempat dilarikan ke salah satu klinik di kawasan Mukakuning. Karena parah, korban sempat dirujuk ke RS Otoritra Batam. Namun, dari dua tempat kesehatan tersebut, POSMETRO tak mendapatkan informasi apa-apa yang memperkuat adanya isu gadis tewas karena belut masuk kemaluan mereka.(rpg)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6592123007107596700-8961839911357420763?l=pojokkuansing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/8961839911357420763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/12/karyawati-tewas-setelah-masturbasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/8961839911357420763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/8961839911357420763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/12/karyawati-tewas-setelah-masturbasi.html' title='Karyawati Tewas Setelah Masturbasi dengan Belut'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/Sxi-kwmdLUI/AAAAAAAAACc/By9gQnLkrjE/s72-c/0412-ngocok.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700.post-4481132174144029545</id><published>2009-12-01T00:06:00.000-08:00</published><updated>2009-12-01T00:07:59.882-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Keluarga Korban Insiden Dumai Expres Ngamuk di Markas Syahbandar</title><content type='html'>Kepri: Ketegangan sempat terjadi, Senin (30/11) siang di kantor Departemen Perhubungan Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kantor Pelabuhan Batam, Sekupang. Pasalnya, keluarga korban tenggelamnya kapal Dumai Exsprss 10 yang baru saja datang dari Tanjung Balai Karimun tidak dapat menemui pejabat di kantor tersebut.&lt;br /&gt;“Mana kepala Syahbandarnya, kami disuruh kesini, dia kok (nggak) ada, dia harus bertanggung jawab atas semua ini,” teriak Ramon, salah seorang keluarga korban. Ramon mengatakan di Tanjung Balai Karimun, setelah dilakukannya penghentian pencarian korban mereka diarahkan oleh syahbandar Karimun untuk kembali berkordinasi dengan syahbandar yang berada di Batam. “Makanya kami kesini lagi (Batam),” ujarnya.&lt;br /&gt;Hingga 30 menit setelah kedatangan mereka sekitar pukul 13.30 WIB, barulah kemudian Amirudin Kabid Kesyahbandaran Batam sampai di kantor tersebut, diikuti AKP Dasrul, Kapolsek KPPP dan salah seorang perwakilan Dumai Express. &lt;br /&gt;Kemudian para keluarga korban mengadakan pertemuan dengan ke tiga pejabat tersebut. Belum tahu pasti isi dari pertemuan itu. namun yang pasti keluarga korban meminta kejelasan pertanggung jawaban syahbandar dan pihak Dumai Express sebagai operator kapal. Sampai berita ini ditulis pertemuan masih berlangsung.&lt;br /&gt;Seperti halnya yang dialami Wiwik (19). Hingga saat ini  ibunya, Yastinar (48) alis Upik dan Gina Oktavani (8), adiknya belum juga ditemukan. Yatinar terdaftar dalam manifest nomor 97. Air matanya terus saja nampak mengalir. “Saya yang ngantar ibuk langsung,” ungkapnya sambil kembali menyeka air matanya.&lt;br /&gt;Begitu juga dengan Yarlis (33), pria ini kehilangan istri dan dua anaknya yakni, Herti Situmorang (30), Hizatuliana (6,5) berjenis kelamin perempuan dan M Rezi (3,5), laki-laki.&lt;br /&gt;Kesedihan yang sama juga dirasakan Ramon empat orang keluarganya belum ditemukan, yakni Sriyanti (37), Ronal (11), Putri (9) dan Aisah (2,5). Ronal tercatat dalam manifest nomor 140 dan Sriyanti nomor 141.&lt;br /&gt;Kelurga korban juga menyesalkan dengan cara pencarian keluarga mereka. “Kami lihat dua hari penyelaman kemarin alat-alatnya kami lihat sangat kurang. &lt;br /&gt;Waktunya pun terbatas, coba Tim berangkat pukul sebelas ke lokasi dua jam, baru nyampe ke lokasi jam satu siang, nyelam sebentar aja balik lagi,” ungkap Davit salah seorang keluarga korban diamini kelurga korban yang lain.(qul)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6592123007107596700-4481132174144029545?l=pojokkuansing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/4481132174144029545/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/12/keluarga-korban-insiden-dumai-expres.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/4481132174144029545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/4481132174144029545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/12/keluarga-korban-insiden-dumai-expres.html' title='Keluarga Korban Insiden Dumai Expres Ngamuk di Markas Syahbandar'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700.post-625896144586217828</id><published>2009-12-01T00:01:00.000-08:00</published><updated>2009-12-01T00:03:36.929-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Istri anggota Dewan Dirampok, Rp13 Juta Melayang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SxTNvhU0WSI/AAAAAAAAACM/WML7RYo4Tbk/s1600/0112-bini-dewan.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SxTNvhU0WSI/AAAAAAAAACM/WML7RYo4Tbk/s320/0112-bini-dewan.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410175268662040866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pojokkuansing:&lt;br /&gt;BATAM: Bandit spesialis pemecah kaca mobil kembali bikin gemas polisi. Kali ini, korbannya Holoang Ratna Saragi (37), istri seorang anggota DPRD Kota Batam. Kejadian Senin (30/11) siang itu sempat membuat putri bungsu korban trauma dan ketakutan.&lt;br /&gt;Menjelang sore itu, korban yang tak lain istri dari anggota komisi II DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho ini langsung mendatangi Markas Polsek Persiapan Bengkong. Tubuhnya terlihat bercucuran keringat. Dhiny (4), putri bungsunya terus merengek dan menangis. Sesekali bocah ini mencerocos. “Mama cuma keluar sebentar,” katanya. Kendati terus menangis dan ketakutan, sebisa yang ia ingat, Dhiny terus saja menceritakan aksi bandit tersebut.&lt;br /&gt;Menurut Ratna, ia merasa sudah diikuti oleh pelaku sejak dari mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di bilangan Jodoh Centre. Dua pelaku, pria tak dikenal itu, hanya seorang saja yang mengenakan helm. Usai menarik uang dari ATM, korban bermaksud hendak membeli mie di Pasar Bengkong Shopping Centre. “Tak sampai lima menit saya tinggal,” kata korban. Selanjutnya, ia mendengar kaca pecah. Rupanya kaca mobilnya dihancurkan seseorang. Saat itu ia langsung berlari ke arah mobilnya yang terparkir tadi.&lt;br /&gt;Terlambat. Korban mendapati kaca pintu depan sebelah kiri mobil Toyota Corolla Altis bernomor polisi BP 777 UP itu sudah hancur berderai. Selanjutnya, ia hanya bisa menenangkan anaknya yang dalam kondisi ketakutan. Saat kejadian itu berlangsung, putri korban memang ditinggal di dalam mobil. ”Orang itu hanya diam, tak ngomong,” Dhiny mengoceh.&lt;br /&gt;Akibat kejadian itu, sebuah tas milik korban yang berisi hape E91, uang tunai Rp8 juta serta kartu identitas diri lesap digondol pelaku. Korban menaksir kerugian mencapai Rp13 juta. &lt;br /&gt;Seorang juru parkir yang sempat dibawa polisi untuk dimintai  keterangan mengatakan, pelaku diketahui dua orang pria yang menunggangi motor Vario bernomor polisi 2052 merah-hitam.&lt;br /&gt;Udin yang mendapat informasi istrinya dirampok, sore itu langsung datang ke kantor polisi. Pria ini mengaku kaget saat mengetahui kejadian itu. Padahal katanya, ia sudah bersiap-siap untuk mengikuti sidang paripurna.(chi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6592123007107596700-625896144586217828?l=pojokkuansing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/625896144586217828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/12/istri-anggota-dewan-dirampok-rp13-juta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/625896144586217828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/625896144586217828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/12/istri-anggota-dewan-dirampok-rp13-juta.html' title='Istri anggota Dewan Dirampok, Rp13 Juta Melayang'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SxTNvhU0WSI/AAAAAAAAACM/WML7RYo4Tbk/s72-c/0112-bini-dewan.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700.post-3575960541349369449</id><published>2009-11-24T23:13:00.001-08:00</published><updated>2009-11-24T23:16:07.047-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Bencong Dirampok Sepuluh Pengamen</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SwzZhjoqvXI/AAAAAAAAACE/XEc070gsiW0/s1600/2511-bencong.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SwzZhjoqvXI/AAAAAAAAACE/XEc070gsiW0/s320/2511-bencong.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407936423089847666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pojok Kuansing:&lt;br /&gt;BATAM:Keempat pengamen ini tidak lagi bisa memainkan gitar dan menyanyi untuk mencari uang. Ucok (24), Rc (16), Delfrado (25) dan Irwansyah (27) ditangkap polisi karena diduga terlibat kasus perampokan, Jumat (20/11) lalu di kawasan Nagoya.&lt;br /&gt;Para pengamen ini dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan alias rampok. Tapi, para tersangka ini mengaku cuma melakukan pengeroyokan kepada korban, Nur Iman (30), yang mereka sebut bencong.&lt;br /&gt; “Ancamanya bisa sampai sembilan tahun penjara,” ujar Kanit Reskrim Polsekta Lubukbaja Ipda Edi Wiyanto kemarin di ruangan kerjanya.&lt;br /&gt; Dijelaskan Edi, seperti yang tetulis dalam Laporan Polisi (LP) yang dibuat korban, kejadiannya Jumat (20/11) pukul 01.00 WIB. “Saat itu korban sedang diajak jalan-jalan oleh salah satu pelaku,” lanjutnya menjelaskan.&lt;br /&gt; Tiba di samping Hotel Ramayana, tiba-tiba datang sembilan orang pria yang memukuli korban. Alhasil, korban pun babak belur. Sialnya lagi, hape  dan dokumen berharga milik korban plus dompet  berisi uang Rp50 ribu milik Nur Iman ikut lenyap. “Korban parah, wajahnya babak belur,” kata Edi.&lt;br /&gt; Pagi harinya,  korban pun langsung melapor ke Polsekta Lubukbaja. Dari laporan itu pula Tim Buser pun bergerak cepat. Ucok, salah satu pelakunya pun berhasil diringkus di Nagoya. Tak lama setelah itu, ketiga temannya yang lain, Rc, Delfrado dan Irwansyah juga ikut digaruk polisi. “Enam orang lagi masih buron,” imbuh Edi.&lt;br /&gt; Polisi masih memburu keenam rekan pelaku, yakni ni BY, HR, NT, YN. “Barang buktinya dibawa oleh yang kabur. Dua lagi kita belum mengetahui identitasnya,” Edi melanjutkan penjelasannya.&lt;br /&gt;Pengakuan korban itu ternyata berbeda dengan pengakuan empat tersangka yang sudah tertangkap tadi. “Kami cuma tidak suka lihat main (berhubungan intim) dekat kami ngumpul,” ujar Irwansyah, salah satu tersangka.&lt;br /&gt; Seperti disebut Irwansyah, bersama rekan-rekannya tidak suka melihat korban, Nur Iman dan salah seorang rekannya yang mereka sebut Putra melakukan berhubungan intim di dekat mereka yang sedang asik pesta miras.  Irwansyah mengaku sudah mencoba memberikan peringatan agar Putra dan bencong yang ia bawa untuk mencari tempat yang lain, melakukan hubungan intim sejenis itu. Tapi, permintaan itu tidak diindahkan. “Kami semua sudah mabuk, saya coba dekati terus pukul bencongnya tiga kali,’ Irwansyah mengakui.&lt;br /&gt; Situasi pun sudah tidak terkendali. Rekan-rekannya yang lain pun ikut memukuli si bencong. Tapi sayang, tidak ada yang tahu kemana Putra setelah itu. “Sudah mabuk tak lihat lagi. Hape dan dompet bencong itu putralah yang bawa,” ujar Ucok menimpali cerita Irwansyah.&lt;br /&gt; “Saya tak ikut mukul. Tapi pas dipukuli itu mereka lagi main, berdiri  di lorong dekat hotel,” cerita Ucok.&lt;br /&gt; Dijelaskannya, kedua orang berjenis kelamin sama itu melakukan hubungan intim dengan cara sodomi. “Ya tak cuma di karoke, tapi gitu (sodomi) juga,” Irwansyah menambahkan ceritanya.Delfrado mengaku justru tidak terlibat apa-apa dengan kasus itu. Sedangkan Rc, tersangka yang paling muda tidak mau banyak bicara.   Edi Wiyanto mengatakan, kemungkinan nama Putra itulah salah satu dari dua buronan yang belum diketahui identitasnya tadi. “Ya kemungkinan itu,” katanya.(sya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6592123007107596700-3575960541349369449?l=pojokkuansing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/3575960541349369449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/bencong-dirampok-sepuluh-pengamen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/3575960541349369449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/3575960541349369449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/bencong-dirampok-sepuluh-pengamen.html' title='Bencong Dirampok Sepuluh Pengamen'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SwzZhjoqvXI/AAAAAAAAACE/XEc070gsiW0/s72-c/2511-bencong.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700.post-3695061135842504860</id><published>2009-11-23T22:56:00.000-08:00</published><updated>2009-11-23T23:01:32.397-08:00</updated><title type='text'>Kecewa Keluarga Korban pada Pemerintah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SwuEY86ySVI/AAAAAAAAABs/SOHmUcL8TJg/s1600/2411-dumai1010.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 212px; height: 169px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SwuEY86ySVI/AAAAAAAAABs/SOHmUcL8TJg/s320/2411-dumai1010.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407561341792831826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pojok kuansing:&lt;br /&gt;“Akibat cuaca buruk, semua pelayaran dari dan ke Batam di tunda keberangkatannya!” Suara itu lantang keluar dari mulut Kompol Suyanto, Kepala Posko Sementara Keselamatan Pelayaran Pelabuhan Domestik Sekupang melalui pengeras suara dihadapan ratusan calon penumpang.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;“Siapa yang sudah membeli tiket dapat menukarkannya kembali. Atau bagi siapa yang mau menunggu, boleh menunggu. Sementara keberangkatan ditunda, begitu juga bagi yang menjemput keluarga, kapal ke Batam tidak ada, belum boleh berlayar,” katanya berulang kali.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Hal senada juga disampaikan Azhar, Humas Indonesian National Shipower Association (INSA) Batam. “Bagi yang tidak jadi berangkat, tiket yang dikembalikan tidak akan ada pemotongan.”&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Menurut Azhar ada ratusan penumpang yang menunda keberangkatannya. Pasalnya, satu hari ada 18 trip kapal yang berangkat. “Sehari bisa sampai 700 sampai 800 penumpang,” ungkapnya lagi.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Akibatnya, sebagian penumpang mengembalikan tiketnya. Begitu juga dengan keluarga korban yang akan berangkat ke Karimun untuk melihat korban, harus menunda keberangkatannya.  “Gak bisa, katanya cuaca buruk,” ujar salah seorang keluarga korban.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Di tengah kegundahan dan rasa haru terhadap apa yang telah menimpa sanak saudara mereka, para keluarga korban Dumai Express 10 ini disuguhi pemandangan yang sangat tak lazim. Sebuah Kapal Bea Cukai 7005 merapat di dermaga. Dari dalam kapal turun sejumlah pejabat Pemko Batam yang dipimpin Setda Pemerintah Kota Batam, Agus Sahiman beserta beberapa korban yang masih kerabat pejabat Pemko Batam dan jenazah Bram Wijadmiko yang telah dikemas dalam peti jenazah dan diusung oleh rekan-rekan seangkatannya menggunakan baju kebesaran putih-putih.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Turunnya keluarga besar Pemko Batam ini terang saja mengundang perhatian para keluarga korban. “Ini tak adail namanya, keluarga kami juga sedang menunggu kehadiran kami di sana (Karimun) tapi pemerintah melarang kapal berlayar, sementara satu orang saja pejabat pemko yang jadi korban langsung dijemput pakai kapal,” ungkap salah seorang keluarga korban dengan nada tinggi di depan meja Posko.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Menurut mereka, kapal BC tersebut sebenarnya muat untuk mengangkut korban-korban baik yang selamat maupun yang sudah meninggal dari Karimun menuju batam. Mereka menilai Pemko Batam tak memperdulikan masyarakatnya dan hanya mementingkan pejabatnya saja.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;“Kami orang miskin gak punya apa-apa, makanya pemerintah tak mempedulikan kami,” lanjut pria bertubuh tinggi besar itu.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Iis, salah seorang keluarga korban juga mengaku kecewa dengan Pemko Batam. “Saya sudah tahu keluarga saya meninggal, bahkan nomor kantong mayatnya pun saya tahu dari rekaman salah satu stasiun televisi. Kemarin saya mau berangkat tapi tak diperbolehkan. Katanya cukup mengirimkan fax maka jenazah adik saya dibawa ke Batam. Tapi setelah dikirim fax dengan lengkap, kok jenazah adik saya tak dibawa. Kok hanya jenazah orang pemko saja yang dibawa,” ketusnya.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Iis dan para keluarga korban lainnya berharap Pemko Batam lebih adil dan bijaksana dalam menangani para korban musibah ini.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ditunggu Ratusan Pelayat&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jenazah Bram Wijatmiko, Kabid Pertamanan Dinas kebersihan kota Batam beserta keluarga tiba di pelabuhan Dometik Sekupang tepat pukul 13.15 WIB. Ratusan pelayat sudah menunggu kedatangan jenazah pria murah senyum tersebut.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Setelah peti jenazah diturunkan dari kapal, dilanjutkan upacara Abdi Praja yang merupakan tradisi STPDN. Bram Wijatmiko adalah alumnus STPDN Angkatan VII dan lulus tahun 1999.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jenazah kemudian diiring ke mobil ambulan yang telah menunggu di parkiran pelabuhan. Dalam rombongan tersebut juga terdapat Elis Swarsih, istri dan dua orang putranya yakni, Bambang serta Irsyat (5)  yang berhasil selamat. Sedangkan Raihan salah seorang putranya masih dinyatakan hilang.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Azwan, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam mengatakan, sangat kehilangan atas meninggalnya Bram.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;“Ia merupakan pejabat karir yang selalu komit atas pekerjaannya,” ungkap Azwan saat menjemput jenazah, Senin (23/11) siang.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Azwan mengaku terakhir kali kontak dengan almarhum hanya melalui pesan pendek, yang menyatakan almarhum izin tidak masuk kerja dengan alasan akan melihat orang tua yang sedang sakit keras.  &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;“Tadi malam kami mendapat berita dari Pekanbaru oarng tua sakit keras. Saya izin ke Pekanbaru. Tugas-tugas yang penting diselesaikan malam ini (Sabtu) dan akan dilanjutkan kasi,” Azwan membacakan SMS yang dikirim almarhum terakhir kali.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jenazah almarhum bakal diterbangkan ke kampung halamanya di Pekanbaru dilepas langsung oleh walikota,” ungkapnya.(qori ul fitra)&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Mayat Adik di Hape Polisi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tangis Tesy (46) pecah di tengah-tengah kerumunan para keluarga korban Dumai Express 10, yang setia menunggu informasi dan kedatangan keluarganya dari Dumai, di Pelabuhan Domestik Sekupang, kemarin.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wanita berjilbab merah hati ini histeris setelah salah seorang polisi wanita menunjukkan foto mayat seorang wanita yang menjadi korban tenggelamnya ferry tersebut.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;“Betul ini Ida, lihat gelang sama cincinnya ini punya dia semua. Ini Ida,” ungkapnya sambil sesenggukan.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ida atau yang memiliki nama lengkap Aida Mustafa, merupakan adik kandung Tesy warga Bengkong Harapan. Wanita tersebut berencana pulang kampung ke Solok, Sumatera Barat melalui Dumai. “Dia sengaja lewat Dumai, karena ada urusan sedikit di sana,” ujar kakak ipar Ida yang ikut mencari informasi di pelabuhan tersebut.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Mengetahui kalau adiknya telah menjadi mayat, baik Tesy bermaksud langsung ke Karimun, namun apa daya, tak satu pun kapal rute pulau itu yang boleh berlayar.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;“Macam mana mau berangkat, kapal tak ada. Terpaksa kami tunggu di sini aja,” katanya.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Hawa duka juga menyelimuti keluarga Keni (35), pasalnya Fadilla Silvia Roza (8) sang keponakan ditemukan tewas. Sebelumnya Fadilla dinyatakan hilang, setelah kapal Dumai Esspress 10 yang ditumpanginya tenggelam. Sedangkan Zul (35) dan Riza (30) orang tuanya serta dua adiknya Tiva (6) dan Tio berumur 5 bulan dinyatakan selamat.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;“Dila ditemukan mengapung,” ungkap Keni di pelabuhan Domestik Sekupang, Senin (23/11) siang menunggu kepulangan jenazah keponakannya itu.  Keni mengungkapkan, keponakannya itu sebelumnya telah sempat dibawa ke atas kapal, tapi karena gelombang besar, Fadilla kembali jatuh ke laut dan akhirnya meninggal dunia.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;“Mungkin karena nggak ada yang megang,” ungkapnya.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ia berharap jenazah keponakannya itu segera dipulangkan ke Batam supaya segera dikebumikan. “Mudah-mudahan cepat dibawa  ke sini,” ujarnya. Keni juga mengungkapkan dari daftar korban yang ada di Batam, nama keponakannya itu tidak ada. Ia mengaku mengetahui langsung dari Riza, orang tua korban.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;“Di daftar korban yang ditempel gak ada, ibunya yang langsung telepon,” ungkapnya lagi.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ditengah kepanikan dan kegelisahan para keluarga korban itu, tiba-tiba sekitar pukul 10.35 WIB, salah seorang keluarga korban nampak tidak sadarkan diri setelah mengetahui salah seorang keluarganya meninggal dunia.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;“Dia lihat daftar korban itu, katanya yang meninggal ibu sama adiknya,” ungkap salah seorang wanita yang membantu mengefakuasi wanita tersebut ke atas mobil carry dan langsung dibawa ke RS Otorita Batam.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tidak hanya itu, salah seorang wanita juga nampak terus menitikkan air matanya lantaran kabar keselamatan sanak saudaranya masih simpang siur. Selembar foto dan tiga kartu yang juga di permukaannya tertempel foto itu terus dipandanginya. Dengan langkah gotai Horizon berebut melihat daftar nama-nama penumpang baik yang selamat, tewas maupun yang belum ditemukan, yang baru saja di update pihak kepolisian di Posko Informasi Bencana Dumai Express 10 di Sekupang.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;“Ini Kakak ipar saya, yang ini anak-anaknya,” ungkap pria berwajah teduh itu sembari menunjukkan foto wanita berjilbab dan da kartu pelajar dan sebuah kartu berobat atas nama Ronal Afitri 11 tahun, Putri Haryanti 9 tahun dan Aisyah Heriyanti 2,5 tahun. “Yang berjilbab ini ibunya Sri Yanti usianya 37 tahun,” jelas Horizon. Menurut pria bertopi ini, abang dan keluarganya menumpang Dumai Express untuk pulang kampung merayakan lebaran Idul Adha. “Dia mau ke Solok, kemarinkan saat Idul Fitri tak pulang, jadi Idul Adha ini pulang,” katanya. Dalam pristiwa naas itu, sang abang selamat, sementara istri dan anak-anaknya tak dapat tertolongkan lagi dan hingga saat ini belum diketahui keberadaannya. “Tak ada abang saya saya sudah cari di rumah Bupati Karimun, rumah sakit sampai kamar mayat, tapi tetap saja tak ketemu,” ceritanya.(one/qul)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6592123007107596700-3695061135842504860?l=pojokkuansing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/3695061135842504860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/kecewa-keluarga-korban-pada-pemerintah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/3695061135842504860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/3695061135842504860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/kecewa-keluarga-korban-pada-pemerintah.html' title='Kecewa Keluarga Korban pada Pemerintah'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SwuEY86ySVI/AAAAAAAAABs/SOHmUcL8TJg/s72-c/2411-dumai1010.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700.post-514412211282014135</id><published>2009-11-23T01:18:00.000-08:00</published><updated>2009-11-23T01:30:28.394-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>DUMAI Express Karam, Penumpang Berserakan di Laut</title><content type='html'>&lt;a style="font-weight: bold;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SwpVvaFsQxI/AAAAAAAAABk/IbbaozLXrZ8/s1600/2311-kapal-tenggelam-korban-nangis.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 217px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SwpVvaFsQxI/AAAAAAAAABk/IbbaozLXrZ8/s320/2311-kapal-tenggelam-korban-nangis.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5407228575557108498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pojok kuansing :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Kepri, Yusnarti (36), warga Batam tak henti-hentinya menangis ketika sedang menghubungi keluarga kerabatnya melalui hape pinjaman. Yusniati merupakan korban selamat dari Kapal Ferry Dumai Exspres 10 yang karam di Perairan Karimun. Yang membuat tangisnya tiada henti, ia harus terpisah dengan ibunya yang bernama Norma.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;“Saya tak sempat memberi pelampung kepada ibu saya. Ibu saya sudah tua, tak pandai berenang. Waktu saya mau ngambil pelampung untuk ibu saya, saya dimarah ABK kapal. Katanya, kapal sudah biasa macam gini, kapal belum tenggelam lagi. Padahal, kapal sudah mereng, dan air laut sudah mulai masuk,” tutur Yusnarti sambil mengatakan ibunya memakai baju kurung warna Unggu dan jilbab warna putih yang berencana ke Bengkalis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Lain Yusnarti lain pula cerita Achai (40). Demi menyelamatkan nyawanya ia rela tangannya koyak berdarah karena luka. “Tangan ini luka, waktu saya tumbuk  untuk memecahkan jendela kapal. Dari jendela kapal lah saya menyelamatkan diri,” cerita Achai. Menurutnya, waktu kejadian ombak sedang tinggi-tingginya, dan jalan kapal sudah mulai oleng, karena masuk ke air laut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dari penuturan korban yang selamat, sekitar 30 menit setelah kapal masuk air kapal Dumai Exspres 10 langsung tenggelam. Korban yang sempat memakai pelampung (Life Jacket) harus terapung-apung dilaut. Menurut cerita korban yang selamat ini, mereka dibantu kapal nelayan yang sedang mencari ikan. “Kami dibantu kapal ikan, terus dinaikan ke boat milik TNI AL,” tutur Diana (31) warga Kp Baru Sekupang Batam sambil menggendong anaknya Yosep (2) yang ikut selamat dalam musibah ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Tidak hanya Yusnarti yang harus berpisah dengan ibunya, Rony (23) warga Rusun Bida Ayu juga harus berpisah dengan ibunya bernama Asmaniar (60). Rencanya ia bersama kakaknya, ponakannya beserta ibunya mau pulau ke Padang Sumatera Barat. “Saya tadi menyelamatkan kakak saya yang sedang hamil, dan anaknya. Tapi, saya terpisah dengan ibu saya. Suasana di kapal pada panik semua, tapi saya sudah memasangkan pelampung ke ibu saya,” tutur Rony sambil meminjam hape milik POSMETRO untuk menghubungi keluarganya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Kapal Ferry Dumai Eksperes 10 berangkat dari Pelabuhan Domestik Sekupang sekitar pukul 08.00 WIB dengan tujuan akhir Dumai. Seharusnya sekitar pukul 10.45 WIB kapal tersebut sudah harus menyandar di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, namun musibah tak bisa dielak, Kapal Dumai Ekspres 10 yang dinakhodai Johan dengan jumlah penumpang yang tercatat sebanyak 213 orang harus mengalami musibah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Proses evakuasi hingga berita ini diturunkan masih terus berlangsung, baik melalui nelayan maupun melalui kapal BC, TNI AL, Pol Airud dan masyarakat setempat. Korban yang selamat dibawa ke Pangakalan Lanal Karimun untuk didata, dan selanjutnya dibawa ke Kediaman Bupati Karimun. Upaya penyelamatan juga beraneka ragam ada korban yang selamat dibawa ke Lanal Karimun, dan ada juga yang dibantu nelayan setempat dengan turun di Pelambung Kecamatan Tebing. Bupati Karimun H Nurdin Basirun turun langsung ke laut untuk membantu proses evakuasi korban yang selamat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Hingga berita ini diturunkan, sejak pukul 13.30 WIB, sekitar 36 korban selamat yang berhasil dievakuasi dengan kapal TNI AL, dan dibawa ke Pangkalan TNI AL untuk didata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Korban yang selamat dan berhasil dievakuasi melalui pelabuhan rakyat Pelambung Kecamatan Tebing jumlahnya sudah hampir mencapai 100 orang. Akan tetapi informasi ini masih simpang siur, sebab upaya evakuasi korban kapal tenggal Dumai Ekspres 10 masih terus berlangsung.(hai)       &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Penyebab Belum Diketahui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Menanggapi karamnya kapal MV Dumai Express 10 yang mengangkut penumpang sebanyak 312 penumpang tersebut, Direktur Polisi Air (Dirpol Air) Polda Kepri AKBP M Yassin Kosasih menyatakan belum mengetahui penyebab pasti tenggelamnya kapal tersebut. “Informasi yang saya dapatkan kapal tersebut terkena gelombang yang cukup besar,” katanya saat dihubungi via telepon, Minggu (22/11) kemarin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Perwira melati dua di pundak in menyatakan saat mengetahui ada kapal yang tenggelam di tengah lautan, langsung mengirimkan tiga unit kapal untuk mengevakuasi penumpang. “Kapal tenggelam disekitar Selat  Moro dan Tanjungbalai Karimun,” jelasnya lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tidak hanya itu, kapal dari Markas Besar (Mabes) Polri juga diturunkan untuk melakukan evakuasi. “Kapal Mabes seri 649 juga turun untuk melakukan evakuasi penumpang,” katanya. Sementara itu dari pihak Dumai Express saat dimintai keterangan menyatakan juga belum mengetahui penyebab kapal yang dibuat pada tahun 1999 ini. “Kami belum bisa memberitahukan apa penyebabnya, karena sampai sekarang orang yang berada di kapal itu belum dapat dihubungi,” katanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Pria ini juga menyatakan dalam kapal tersebut terdapat 213 penumpang dan 13 awak kapal. “Kapal berangkat pada pukul 08.00 WIB, dan kita mendapatkan kabar sekira jam 10.00 WIB,” ujarnya lagi. Saat ditanyakan tentang Live Jacket (Pelampung) yang terdapat pada kapal tersebut, dirinya menyatakan ada sekitar 300 pelampung di kapal.  “Jadi kalau ada penumpang yang berebut untuk mendapatkan pelampung, mungkin mereka dalam keadaan panik. Pelampung ada di atas tempat duduk dan dibawah tempat duduk penumpang. Selain itu kita juga telah menempelkan pemberitahuannya di depan tempat duduk,” katanya lagi.&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; (ams) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6592123007107596700-514412211282014135?l=pojokkuansing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/514412211282014135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/dumai-express-karam-penumpang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/514412211282014135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/514412211282014135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/dumai-express-karam-penumpang.html' title='DUMAI Express Karam, Penumpang Berserakan di Laut'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SwpVvaFsQxI/AAAAAAAAABk/IbbaozLXrZ8/s72-c/2311-kapal-tenggelam-korban-nangis.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700.post-7932530841969238714</id><published>2009-11-20T00:45:00.000-08:00</published><updated>2009-11-20T00:50:37.906-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Pergoki Suami Ngamar,  Istri Dikeroyok Cewek</title><content type='html'>BATAM, METRO: Kendati telah menyerahkan pengusutan perkaranya kepada pihak berwajib, Bairiati (24) masih menyimpan kekesalan atas ulah dua orang wanita dan seorang pria yang mengeroyoknya, Senin (16/11) siang lalu. Petaka itu menimpa warga Baloi Centre tersebut, tatkala ia memergoki sepeda motor sang suami berinisial Ar, tengah dipakai oleh cewek lain.&lt;br /&gt;“Itu kok kayak motor Om .. (menyebut nama suaminya) yah, coba kita ikuti,” kenang Bairiati ketika sedang menumpang taksi bareng Eman (20) warga Batuaji yang masih keponakan dari suaminya, juga seorang teman wanita Eman.&lt;br /&gt;“Waktu itu saya belum tahu kalau di dalam ruko ada suami saya,” katanya kepada POSMETRO, Jumat (20/11) pagi. Melihat “bebek besi” yang semula dipakai Ar ditunggangi wanita lain, ia lekas menyambangi sebuah ruko di samping Kampus Putera Batam atau persis di depan Karaoke Legenda itu. Bairiati lekas masuk ke dalam ruko dimana motor itu di parkir, tapi niatnya untuk meminta kunci motor malah kandas.&lt;br /&gt;“Saya naik ke lantai dua, dan ketok pintu salah satu kamar. Tapi, begitu saya bilang mau ketemu suami saya, eh mereka malah mengalihkan pembicaraan,” tuturnya. Dan upaya Bairiati untuk masuk ke dalam kamar pun langsung dihalangi, seorang perempuan yang berdiri di pintu kontan menampar pipi kanan dan menjambak rambutnya. Berbarengan dengan meletusnya keributan itu, diam-diam Ar bergegas keluar dengan seorang wanita.&lt;br /&gt;Namun, Bairiati yang bersikeras hendak mencegat langkah suaminya, malah wajahnya ditutup kain handuk oleh seorang wanita. Kata korban, mulutnya seketika dibungkam agar tak bisa berteriak. Bairiati pun berontak, hingga salah seorang pelaku memukul bagian kaki kanannya hingga memar. “Saya selalu ingat kata pm-minum dan mabuk di situ sama cewek-ceweknya juga. Saya juga heran, cewek-cewek itu kan ada suami, tapi mereka kok bisa dipake orang,” gerutunya. Bairiati membenarkan kalau dua orang pelaku telah diamankan. “Yuni dan Linda, yang satunya lagi sepertinya tidak ditahan, dia suaminya Linda, padahal dia ikut-ikutan juga,” ungkapnya. olisi, kalau kita dihajar jangan membalas. Makanya saya beladiri saja, nggak pernah saya rugikan mereka, saya cuma mau ambil barang saya,” terangnya.&lt;br /&gt;Korban membeberkan kalau ia sendiri sudah lama monitor kondisi tempat kosan yang belakangan kerap dikunjungi suaminya tersebut. “Mereka selalu minu&lt;br /&gt;Disinggung soal kelanjutan hubungannya dengan Ar, Bairiati ogah berkomentar. “Entahlah.. Suami saya itu bukan orang sini, dia orang Singapura. Biasa kalau dua hari tak kerja, maka dia ada di sini. Kemarin dia sudah di Poltabes juga, dan saya sudah pasrahkan polisi mau apakan dia,” kesalnya.(kau)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6592123007107596700-7932530841969238714?l=pojokkuansing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/7932530841969238714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/pergoki-suami-ngamar-istri-dikeroyok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/7932530841969238714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/7932530841969238714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/pergoki-suami-ngamar-istri-dikeroyok.html' title='Pergoki Suami Ngamar,  Istri Dikeroyok Cewek'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700.post-2670455630349412426</id><published>2009-11-15T23:26:00.000-08:00</published><updated>2009-11-15T23:56:57.042-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Kades Kepergok  Berduaan dengan  Cewek di Kamar Hotel</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial;"&gt;PINANG, METRO: Az, Kepala Desa Putik, Kabupaten Kepulauan Anambas turut terjaring dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang dilaksanakan jajaran Mapolresta Tanjungpinang, Sabtu (14/11) malam. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Dia didapati bersama seorang ABG berusia sekitar 18 tahun di kamar Hotel Bintan Harmoni, Jalan Pancur, tempat dia menginap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Kapolresta Tanjungpinang, AKBP Djoko Rudi SH SIK Msi menegaskan, antara Az dan ABG itu sama sekali tidak memiliki hubungan darah atau famili. Indikasinya, kata Djoko, cewek tersebut sengaja diundang oleh Az, datang ke kamarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;“Ngapain mereka di dalam, tidak kita ketahui pasti,” katanya Djoko Rudi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Informasi yang diperoleh, selain Az, di hotel yang sama juga ada dua Kepala Desa di Kabupaten Kepulauan Anambas lainnya yang menginap di Hotel Bintan Harmoni. Keberadaan mereka di Tanjungpinang diketahui dalam rangka mengikuti pelatihan bagi Kepala Desa. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Namun, saat dilakukan operasi tersebut, kedua Kepala Desa yang bersama Az tersebut bersih alias tidak didapati dalam keadaan macam-macam. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Malam itu, Az yang diduga berbuat macam-macam di kamar hotel tersebut diangkut ke Mapolresta Tanjungpinang untuk dimintai keterangannya. Kapolresta, melalui Kasat Reskrim, AKP Ade Kuncoro menjelaskan, Minggu (15/11) siang kemarin Az telah diizinkan meninggalkan Polresta Tanjungpinang, setelah membuat surat pernyataan yang isinya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Dijelaskan Ade, dalam pemeriksaan yang dilakukan, Az mengaku tidak berbuat macam-macam dengan ABG itu, melainkan hanya mengobrol. ABG putus SMA itu disebutnya menumpang mandi di dalam kamar hotel tempat dia menginap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;“Itu pengakuannya. Setelah membuat surat pernyataan, mereka diizinkan pulang,” kata Ade.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Selain mengamankan kepala desa dan ABG dari kamar hotel, dalam Operasi Pekat yang dilaksanakan jajaran Polresta Tanjungpinang itu, turut diamankan 8 pasangan kumpul kebo, 16 orang PSK, 3 pria hidung belang, 5 pemuda sedang mabuk-mabukan, 9 gelandangan, preman, dan pengamen, serta 2 pemuda yang diduga berpesta sabu-sabu di sebuah tempat kos.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Dari 16 PSK itu, salah satunya diketahui sedang dalam kondisi hamil 2 bulan. PSK hamil itu terjaring dalam razia yang dilakukan petugas Polsekta Tanjungpinang Kota di Jalan Bintan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Sedangkan terhadap 2 pemuda yang diduga tengah berpesta sabu-sabu, Kapolres AKBP Djoko menyebut pihaknya saat ini sedang melakukan pengembangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;“Ada tabung (alat hisap sabu-sabu) yang didapati tak jauh dari mereka,” kata Djoko.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Ke dua pemuda itu dikatakan Djoko mengaku tidak mengetahui soal alat hisap sabu-sabu tersebut. Untuk memastikannya, kedua pemuda tersebut diakui Djoko telah dilakukan tes urine.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;“Hasilnya negatif,” kata Djoko.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Kendati demikian, pihaknya disebut Djoko saat ini sedang melakukan penyelidikan siapa pemilik alat hisap sabu-sabu yang diduga belum lama digunakan itu.(ame)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6592123007107596700-2670455630349412426?l=pojokkuansing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/2670455630349412426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/kades-kepergok-berduaan-dengan-cewek-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/2670455630349412426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/2670455630349412426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/kades-kepergok-berduaan-dengan-cewek-di.html' title='Kades Kepergok  Berduaan dengan  Cewek di Kamar Hotel'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700.post-5067503068023449514</id><published>2009-11-10T23:15:00.000-08:00</published><updated>2009-11-10T23:26:39.070-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>”Sasaran Kita Cuma Antasari’’</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SvplrgUdkRI/AAAAAAAAABQ/FdnkO1Rpddo/s1600-h/antasari-wiliardi-sidang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 131px; height: 88px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SvplrgUdkRI/AAAAAAAAABQ/FdnkO1Rpddo/s320/antasari-wiliardi-sidang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402742501068869906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;MENANGIS: Antasari Azhar menangis mendengarkan kesaksian Kombes Wiliardi Wizar yang menjadi saksi kunci dalam persidangan kasusnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/11/2009). Mantan Ketua KPK itu bahkan masih menangis saat menjawab pertanyaan wartawan usai sidang.(JPNN)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA (RP) - Siapa dalang di balik pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen semakin kabur.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Itu jika keterangan Wiliardi&lt;br /&gt;Wizar yang disampaikan saat menjadi saksi untuk terdakwa mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar, adalah benar.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;    Dalam kesaksiannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/11), Wiliardi membuat pengakuan cukup mengagetkan. Dia mengatakan, keterlibatan Antasari sudah diarahkan oleh penyidik Polda Metro Jaya. “Sasaran kita cuma Antasari,” tegas Wiliardi mengutip kata-kata petugas yang menyidik dirinya, saat menjelaskan kronologis pengambilan keterangan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt; Mantan Kapolres Jaksel itu mengatakan, ucapan itu terlontar dari mulut seorang penyidik. Ketika itu 30 April 2009, pukul 24.00 WIB dia didatangi oleh Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iriawan.&lt;br /&gt;    Selain itu juga ada Wadireskrimum dan beberapa orang Kasat (kepala satuan). Lantas dibacakan BAP Sigid Haryo Wibisono.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt; “Samakan saja. Ini perintah atasan,” kata Wiliardi mengutip penyidik kala itu. Wiliardi dengan tegas menyampaikan keterangan di bawah sumpah itu. Bahkan juga diselingi dengan kata-kata “demi Allah”.Kesaksian itu sontak membuat kaget seisi ruang sidang Prof H Oemar Seno Adji.&lt;br /&gt;   Tidak terkecuali dengan terdakwa Antasari dan tim penasehat hukumnya. Beberapa pengunjung tampak memberikan aplaus. Namun majelis hakim yang diketuai Herri Swantoro langsung memperingatkan. Dia lantas menskorsing sidang selama 15 menit.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt; Antasari Menangis&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;    Saat jeda sidang itulah, Antasari tidak bisa menutupi emosinya. Matanya memerah dan berkaca-kaca. Dia lantas menghampiri bangku pengunjung sidang. “Allah Maha Besar, Allahu Akbar,” teriaknya dengan membuka tangan.&lt;br /&gt;   Namun teriakannya seperti tercekat karena menahan tangisnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;Antasari kemudian dipapah tim penasehat hukumnya ke luar ruangan. Sambil meminum air mineral dari botol, dia mengaku tidak risau dengan penahanannya. “Tapi hari ini saya mendengar cara orang mendzalimi saya,” katanya dengan sesenggukan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;    Juniver Girsang, salah satu kuasa hukumnya mengatakan, pihaknya mengaku terkejut dengan adanya rekayasa dalam kasus yang membelit kliennya itu. “Baru kali ini mendengar saksi mengatakan bahwa terdakwa didudukkan karena skenario,” kata dia.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;   Keterangan Wiliardi tersebut memang membuat Antasari di atas angin. Sebab, sebelumnya didakwa menjadi aktor intelektual (intelectual dader) dalam kasus pembunuhan Nasrudin.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Dalam persidangan, keterangan Wiliardi tidak mendukung dakwaan jaksa terhadap Antasari.&lt;br /&gt;    Wiliardi juga mengatakan, arahan juga dari Wakabreskrim kala itu, yakni Irjen Pol Hadiatmoko. Pukul 10.00 WIB sebelum meneken BAP, dia mengaku didatangi oleh Hadiatmoko. Dia diminta untuk mengikuti arahan. “Kamu dijamin tidak dihukum. Kamu hanya kena sanksi disiplin,” kata Wiliardi menirukan Hadiatmoko yang pernah menjadi Kapolda Riau ini.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Arahan serupa kemudian datang saat pukul 24.00 WIB bersama Direskrimum Polda Metro Jaya dan beberapa penyidik. “Dibuat bagaimana yang baik untuk bisa menjerat Pak Antasari,” katanya. Wiliardi juga mendapat iming-iming tidak ditahan. “Ini saya ngomong benar. Demi Allah,” tegasnya. Ketika itu, di ruang pemeriksaan juga terdapat istri dan adik iparnya.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;  Namun akhirnya Wiliardi ditahan oleh penyidik dengan alasan perintah pimpinan. Sesuai dengan yang tercantum dalam surat dakwaan, dia mulai mendekam di tahanan pada 30 April. Dia sempat mengirimkan pesan singkat (short message service/ SMS) ke Iriawan menagih janji tidak ditahan. “Silakan hakim mengecek SMS saya ke Direskrimum,” katanya kepada Herri Swantoro.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;   Selang dua hari, Wiliardi akhirnya menyatakan mencabut semua keterangan dalam BAP yang sudah diarahkan oleh penyidik dan Wakabareskrim. “Kami cabut semua, cabut kebohongan. Dibilang (saya) penghianat, terserah,” tegas perwira dengan pangkat terakhir Kombes itu. Dia membantah disebut sebagai orang mencari eksekutor untuk menghabisi Nasrudin.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;   Wiliardi menegaskan dia menolak semua BAP saat proses penyidikan. Dia hanya mengakui BAP yang dibuat pada tanggal 29 April. Namun anehnya, BAP 29 April tidak dicantumkan dalam berkas perkara oleh penyidik. “Berkas (29 April) ini mana? Apa digelapkan?” tanya Hotma Sitompoel, kuasa hukum Antasari.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Dalam BAP 29 April itu, Wiliardi mengaku bahwa amplop cokelat yang berisi foto Nasrudin dan mobilnya diterima dari Sigid. Namun dia mengaku tidak mengetahui isi amplop itu. Amplop itu lantas diserahkan kepada Jerry Hermawan Lo. Intinya mencari orang untuk mengikuti seseorang. “Tapi saya tidak tidak tahu apa isinya,” katanya. Dia membantah ada perintah membunuh terhadap orang yang dimaksud.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Keterangan itu jelas bertentangan dengan keterangan Sigid. Saat menjadi saksi bagi Antasari dalam persidangan sebelumnya, Sigid mengatakan amplop coklat diserahkan oleh Antasari ke Wiliardi di rumahnya di Jalan Pati Unus, Kebayoran Baru, Jaksel.&lt;br /&gt;  Namun keterangan Sigid itu dibantah Antasari.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Dalam BAP itu juga disebutkan, Wiliardi memang pernah berkunjung ke rumah Antasari. Namun ketika itu tidak pembicaraan tentang pengintaian terhadap Nasrudin. “Hanya ngobrol-ngobrol biasa,” terang Wiliardi.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Wiliardi mengatakan, jika pertemuan di Pati Unus antara dirinya, Sigid, dan Antasari merupakan permufakatan untuk melakukan pembunuhan, dia siap dihukum. “Silakan cek di CCTV. Amplop yang saya terima dari Sigid, bukan Antasari,” tegasnya.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;   Istri Wiliardi, Nova Wiliardi yang hadir dalam persidangan itu mengatakan, dirinya mengetahui ada rekayasa untuk menjerat Antasari. “Apa yang dikatakan Pak Wili, suami saya, itu benar,” kata Nova sambil berlalu meninggalkan ruang sidang.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Santrawan T Paparang, kuasa hukum Wiliardi mengatakan, pihaknya mempertanyakan pidana yang dikenakan kepada kliennya. Awalnya, Wiliardi hanya ditanya tentang perkenalannya dengan Sigid, Antasari dan Edo. Lalu juga terkait penyerahan uang senilai Rp500 juta.&lt;br /&gt;   Wiliardi tidak tahu jika kemudian ada pembunuhan. “Lalu di mana pidananya,” katanya kepada JPNN, malam tadi.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Sementara Hotma Sitompoel mengatakan, tiga saksi kunci dalam kasus Nasrudin tidak mendukung dakwaan jaksa kepada Antasari. Ketiga saksi itu adalah Wiliardi, Sigid, dan Rani Juliani. “Kami juga akan membawa masalah ini ke Komnas HAM karena ada rekayasa dalam penanganan kasus ini,” katanya.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(rpg)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6592123007107596700-5067503068023449514?l=pojokkuansing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/5067503068023449514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/sasaran-kita-cuma-antasari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/5067503068023449514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/5067503068023449514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/sasaran-kita-cuma-antasari.html' title='”Sasaran Kita Cuma Antasari’’'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SvplrgUdkRI/AAAAAAAAABQ/FdnkO1Rpddo/s72-c/antasari-wiliardi-sidang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700.post-5753420254103182669</id><published>2009-11-09T19:54:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T20:01:58.431-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Rumah Diobok-obok Maling</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial;"&gt;BATUAJI, METRO: Dengan langkah tergopoh-gopoh, Senin (9/11) siang Pangihutan S, seorang pekerja pabrik di Mukakuning mendatangi Polsekta Batuaji. Ia mengaku rumahnya di Perumahan Citra Pendawa Asri Blok G 6 Nomor 3 diobok-opbok maling. Tak tanggung-tanggung, uang sebanyak 50 dollar Singapura dan 170 dollar Amerika serta perhiasan emas yang ditaksir bernilai Rp30 juta raib digondol maling.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Menurut pengakuan pria yang sering dipanggil Ifan ini, pertama kali tahu rumahnya dibobol maling atas informasi dari Edo, tetangganya. Waktu itu Ifan sedang istirahat makan siang. Hari pun masih hujan saat Ifan menerima panggilan telepon dari seseorang. “Edo menanyakan kepada saya mengapa pintu rumah saya terbuka, ada apa?” jelasnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Ifan pun merasa tidak yakin, karena menurut pria itu sebelum berangkat kerja rumahnya dalam keadaan terkunci. Penasaran, Ifan menelpon saudaranya yang juga tinggal di perumahan tersebut. “Ternyata benar setelah dicek langsung oleh saudara saya, pintunya seperti bekas dicongkel pakai linggis,” tutur Ifan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Buru-buru pria yang masih mengenakan seragam PT NOK itu langsung menuju rumahnya. Saat memasuki rumahnya, pria itu langsung merangsek masuk ke  dalam kamarnya. Saat dicek, ternyata isi lemarinya sudah acak-acakan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;“Perhiasan emas senilai Rp30 juta, dan uang dolar sudah tidak ada lagi,” jelasnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;  Ifan heran atas kejadian ini, lantaran si maling beraksi di siang hari dan saat rumah tersebut kosong. “Istri saya Minggu keluar kota (Lingga), jadi rumah kosong, apalagi tadi hujan, jadi maling itu leluasa bergerak,” paparnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Selain harta benda tersebut, sebuah hape Sony Ericson model lama juga diembat si maling. Hingga kemarin siang kasus pembobolan ini sudah ditangani oleh Polsekta Batuaji.(tjo)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6592123007107596700-5753420254103182669?l=pojokkuansing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/5753420254103182669/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/rumah-diobok-obok-maling.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/5753420254103182669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/5753420254103182669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/rumah-diobok-obok-maling.html' title='Rumah Diobok-obok Maling'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700.post-2686180624953583688</id><published>2009-11-09T03:55:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T04:01:01.081-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='infotaiment'/><title type='text'>Sheila Marcia begitu ngebet untuk segera meninggalkan hotel prodeo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SvgEBjmGT-I/AAAAAAAAABI/t9r7oq24PyQ/s1600-h/sheila_marcia_joseph.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 100px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SvgEBjmGT-I/AAAAAAAAABI/t9r7oq24PyQ/s320/sheila_marcia_joseph.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402072177812328418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Wajar rasanya jika artis muda &lt;/span&gt;&lt;span class="bluelink" style="font-family: arial;"&gt;&lt;b&gt;Sheila Marcia&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; begitu ngebet untuk segera meninggalkan hotel prodeo. Selain tengah hamil, penyanyi asal Malang tersebut juga dikabarkan akan segera mendapatkan cuti bersyarat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Namun, kabar tersebut masih belum berani dipastikan oleh kuasa hukum &lt;span class="bluelink"&gt;&lt;b&gt;Sheila&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, Mudarwan Yusuf. "Belum tahu, belum ada perkembangan. Belum ada proses lebih lanjut," ujar Mudarwan menerangkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Saya belum cek, tapi sekarang memang lagi menunggu keputusan dari Rutan (Pondok Bambu). Mungkin dua hari ke depan saya cek," tambahnya kemudian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dihubungi &lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: arial;"&gt;KapanLagi.com&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; via telepon, Senin (9/11), Mudarwan lantas menuturkan harapan dari kliennya yang memang ingin segera meninggalkan bui. "&lt;/span&gt;&lt;span class="bluelink" style="font-family: arial;"&gt;&lt;b&gt;Sheila&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; berharap sekali, karena itu kan (cuti bersyarat) adalah hak &lt;/span&gt;&lt;span class="bluelink" style="font-family: arial;"&gt;&lt;b&gt;Sheila&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; dan dia ingin cepat keluar," tandasnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Kapanlagi.com&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6592123007107596700-2686180624953583688?l=pojokkuansing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/2686180624953583688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/sheila-marcia-begitu-ngebet-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/2686180624953583688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/2686180624953583688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/sheila-marcia-begitu-ngebet-untuk.html' title='Sheila Marcia begitu ngebet untuk segera meninggalkan hotel prodeo'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SvgEBjmGT-I/AAAAAAAAABI/t9r7oq24PyQ/s72-c/sheila_marcia_joseph.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700.post-2662834932946656809</id><published>2009-11-09T03:18:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T03:28:28.451-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='infotaiment'/><title type='text'>Sarah Azhari, Sering Dapat Ajakan Kencan Lewat Internet</title><content type='html'>&lt;cite&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:78%;" &gt;Kapanlagi.com&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/cite&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/Svf8lL_YUaI/AAAAAAAAABA/a8nv_Fn9bIA/s1600-h/3292338700-sarah-azhari-sering-dapat-ajakan-kencan-lewat-internet.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 212px; height: 106px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/Svf8lL_YUaI/AAAAAAAAABA/a8nv_Fn9bIA/s320/3292338700-sarah-azhari-sering-dapat-ajakan-kencan-lewat-internet.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402063993858183586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;cite&gt;&lt;br /&gt;&lt;/cite&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bagi selebriti tenar nan &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: arial;"&gt;sexy&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; sekelas Sarah Azhari mencari pasangan tentu bukanlah hal yang susah. Tapi apakah blogger yang mengaku baru belajar menulis itu tertarik dengan mencari jodoh lewat internet?&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;"Lucu juga, dan saya punya teman yang seperti itu, berawal dari kenalan di dunia maya," ujarnya saat ditanya apakah ia berminat mencari jodoh sembari menyalurkan hobi barunya menulis blog.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;"Dan kalau jodoh saya lewat internet kenapa tidak? Tapi saya tidak punya niat untuk itu," tambahnya menegaskan.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ditemui KapanLagi.com di JHCC, Senayan (7/11) malam, Sarah lantas mengungkap, jika ia sebenarnya kerap mendapatkan ajakan kencan via internet.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;"Ada juga yang ngajak saya kencan, tapi saya anggap becanda dan kita harus anggap siapa pun dengan baik dan sopan," ungkapnya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Selanjutnya, biduanita yang telah merilis dua album tersebut nampaknya juga punya cara pandang sendiri menyoal kontroversi yang kerap dirasakannya, saat berurusan dengan kasus di dunia maya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;"Kita lihat sifatnya merugikan atau tidak, buat saya berinternet harus sehat aja dan harus kita konsultasikan sama pihak hukum," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6592123007107596700-2662834932946656809?l=pojokkuansing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/2662834932946656809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/sarah-azhari-sering-dapat-ajakan-kencan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/2662834932946656809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/2662834932946656809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/sarah-azhari-sering-dapat-ajakan-kencan.html' title='Sarah Azhari, Sering Dapat Ajakan Kencan Lewat Internet'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/Svf8lL_YUaI/AAAAAAAAABA/a8nv_Fn9bIA/s72-c/3292338700-sarah-azhari-sering-dapat-ajakan-kencan-lewat-internet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700.post-1435997001096746501</id><published>2009-11-09T03:14:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T03:17:38.537-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Menlu RI - Australia Bertemu di Singapura</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/Svf6DYfqD8I/AAAAAAAAAA4/JQQl1LNLn1U/s1600-h/3816914305-menlu-ri-australia-bertemu-di-singapura.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 154px; height: 237px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/Svf6DYfqD8I/AAAAAAAAAA4/JQQl1LNLn1U/s320/3816914305-menlu-ri-australia-bertemu-di-singapura.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402061214075981762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Menteri Luar Negeri Australia Stephen Smith dan Menlu Marty Natalegawa akan mengadakan pertemuan resmi pertama mereka di sela pertemuan tingkat menteri ke-21 Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Singapura 10-12 November.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;"Saya akan bertemu secara resmi dengan Dr.Marty Natalegawa untuk pertama kalinya dalam kapasitasnya sebagai Menteri Luar Negeri baru Indonesia," kata Menlu Stephen Smith dalam pernyataan persnya yang diperoleh ANTARA di Brisbane, Senin.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ia tidak merinci isu-isu yang akan menjadi agenda pertemuan bilateralnya dengan Menlu Marty Natalegawa di Singapura itu namun penanganan masalah para pencari suaka asing yang menjadikan Indonesia negara transit dan Australia negara tujuan mereka diperkirakan menjadi salah satu isu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kendati belum pernah secara resmi bertemu dengan Marty Natalegawa sejak ia menggantikan Nur Hassan Wirajuda sebagai Menlu RI 22 Oktober lalu, Menlu Smith menyebut mitranya itu sebagai "sahabat Australia".&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;"Kami sangat menganggap dia (Marty Natalewaga-red.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai seorang `sahabat Australia`. Kami menanti dengan sangat kerja sama yang erat dengannya karena kami melihat pada dekade ini dan seterusnya Indonesia semakin penting dalam percaturan regional dan global," katanya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dalam wawancaranya dengan Barrie Cassidy dalam program "Insiders" Stasiun TV ABC 25 Oktober lalu, Menlu Smith mengatakan, Menlu Marty sudah sangat dikenal di Australia karena dia adalah alumni Universitas Nasional Australia (ANU).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;"Kami sudah mengenalnya dengan baik. Sebelumnya saya telah pun bertemu beliau di beberapa acara," katanya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Berkaitan dengan pertemuan tingkat menteri APEC di Singapura, ia akan memaparkan berbagai prioritas kebijakan luar negeri regional Australia, seperti arsitektur kawasan dan upaya 21 anggota APEC mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi dunia.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;Pada pertemuan APEC di Singapura itu, Menlu Smith mengatakan, ia juga akan mengikuti simposium perayaan 20 tahun forum beranggotakan 21 negara dan teritori yang dibentuk tahun 1989 itu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Simposium ini merupakan peluang untuk melihat pencapaian APEC dan perannya di masa mendatang," katanya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Menlu Smith mengatakan, APEC telah membantu meningkatkan kesejahteraan dan keamanan Australia dan negara-negara di kawasan Asia Pasifik.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Indonesia, Australia, dan Singapura, 18 anggota APEC lainnya adalah Brunei, Kanada, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Thailand, RRC, Hong Kong, Meksiko, Papua Nugini , Chili, Peru, Rusia, Vietnam, Taiwan, dan Amerika Serikat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutipan dari: Yahoo News&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6592123007107596700-1435997001096746501?l=pojokkuansing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/1435997001096746501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/menlu-ri-australia-bertemu-di-singapura.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/1435997001096746501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/1435997001096746501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/11/menlu-ri-australia-bertemu-di-singapura.html' title='Menlu RI - Australia Bertemu di Singapura'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/Svf6DYfqD8I/AAAAAAAAAA4/JQQl1LNLn1U/s72-c/3816914305-menlu-ri-australia-bertemu-di-singapura.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6592123007107596700.post-1456432799005365516</id><published>2009-02-25T03:45:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T03:57:42.201-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Pacu Jalur</title><content type='html'>Di Taluk Kuantan terdapat suatu upacara tradisional yang mengandung nilai budaya dan olah raga, dilaksanakan sekali setahun dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, dan atraksi ini telah ditetapkan sebagai salah satu event Pariwisata Nasional.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di awal abad ke-17, jalur merupakan alat transportasi utama warga desa di Rantau Kuantan, yakni daerah di sepanjang Sungai Kuantan yang terletak antara Kecamatan Hulu Kuantan di bagian hulu hingga Kecamatan Cerenti di hilir. Saat itu memang belum berkembang transportasi darat. Akibatnya jalur itu benar-benar digunakan sebagai alat angkut penting bagi warga desa, terutama digunakan sebagai alat angkut hasil bumi, seperti pisang dan tebu, serta berfungsi untuk mengangkut sekitar 40 orang.Kemudian muncul jalur-jalur yang diberi ukiran indah, seperti ukiran kepala ular, buaya, atau harimau, baik di bagian lambung maupun selembayung-nya, ditambah lagi dengan perlengkapan payung, tali-temali, selendang, tiang tengah (gulang-gulang) serta lambai-lambai (tempat juru mudi berdiri). Perubahan tersebut sekaligus menandai perkembangan fungsi jalur menjadi tidak sekadar alat angkut, namun juga menunjukkan identitas sosial. Sebab, hanya penguasa wilayah, bangsawan, dan datuk-datuk saja yang mengendarai jalur berhias itu.Baru pada 100 tahun kemudian, warga melihat sisi lain yang membuat keberadaan jalur itu menjadi semakin menarik, yakni dengan digelarnya acara lomba adu kecepatan antar jalur yang hingga saat ini dikenal dengan nama pacu jalur. Pada awalnya, pacu jalur diselenggarakan di kampung- kampung di sepanjang Sungai Kuantan untuk memperingati hari besar Islam.Saat itu, karena berangkat dari kemeriahan antar kampung yang sangat sederhana,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka untuk para juara lomba tidak ada hadiah yang diperebutkan, yang ada adalah acara makan bersama warga sekampung dengan menu makanan tradisional setempat, seperti konji, godok, lopek, paniaram, lida kambiang, dan buah golek. Tetapi, di beberapa kampung ada juga yang menyediakan hadiah berupa marewa (bendera kain berwarna-warni berbentuk segi tiga dengan renda di bagian tepinya), yang diberikan untuk juara satu hingga empat dengan perbedaan pada ukuran kainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sampai pada jaman sekarang acara pacu jalur menjadi paling di nanti - nanti oleh masyarakat setempat,bahkan pacu jalur sudah menjadi kalender tahunan oleh masyarakat kuantan singingi..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6592123007107596700-1456432799005365516?l=pojokkuansing.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/feeds/1456432799005365516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/02/pacu-jalur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/1456432799005365516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6592123007107596700/posts/default/1456432799005365516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkuansing.blogspot.com/2009/02/pacu-jalur.html' title='Pacu Jalur'/><author><name>roby perdana</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11415734583852962546</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_j3wFE0ziHiU/SaUVgaYRMaI/AAAAAAAAAAU/noeobjrN15c/S220/dil+tko+dil+(1).JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
